Wednesday, 11 September 2013

asal Kau tak murka

Assalamualaikum warahmatullah

146 – dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut yang bertaqwa. Mereka tidak lemah kerana bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak menyerah. Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar
147 – dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, “ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir
(Ali ‘Imran)
_________________________________________________________________________________

Wahai Tuhanku Kau sahajalah tempat ku mengadu kelemahan tenagaku dan kurang bicaraku, kehinaanku di mata ramai. Wahai Tuhan yang maha pengasih Kaulah Tuhan mereka-mereka yang lemah, Kaulah Tuhanku, kepada siapakah Kau akan serah aku ini? Kepada mereka yang jauh yang bencikan aku atau kepada seteru yang Kau berikan kuasa ke atasku? Andaikata tidakada sebarang kemurkaanMu keatas aku,maka tidak akan aku pedulikan, tetapi kemaafan dan kurniaan Kau lebih luas untukku. Aku berlindung dengan cahaya zatMu yang menyinari segala kegelapan dan yangmemberi manfaat dunia dan akhirat dari kemarahanNya keatas ku dan kemurkaanMu, Kau sahaja yang menegur sepuasnya. Dan tidak ada helah bicara dan tenaga hanyalah dengan Kau sahaja.
(doa Rasulullah di Taif)
_________________________________________________________________________________

Reading doas from anbiya’ will make you ponder very deeply. The trials that they have countered often shaken their hearts but not faith. Often their doas are simple, but deep and you can feel the faith that they have.

Wa isra fana fi amrina
Most of the times, people do mistakes because of ignorance or some innocence. To me that is fine! What makes it worse is the extra mix of emotions that we have. Ladies! Our skeptical minds, our angers mix with frustrations, stubbornness, and arrogance.  When Allah show us the right path, and looking back on the days that full with roller coasters, we will knee down and recite the doa full heartedly. How I wish things could have been that worst! Berlebihan dalam urusan, we are all indeed. May Allah forgive us for that.
When we say we want to please Allah, as long as His anger is not with us, we will do everything! Even that means sacrificing the arrogance that your heart wants! Maybe the satisfaction or redemption that you should be feeling after completing something that you have been dreaming since twelve.
Alat vs matlamat; you will surely be tested on this! And always remember that Allah is always seeking for His pure servant. Allah deserves not to be shared what more challenged!

For You, I will!

p/s: aishah hopes you see the unseen



No comments:

Post a Comment