i thought i am concious and aware with my surroundings, what more myself! but when my good friend said to me, "kita telah dijinakkan"! i paused! and i reflect! and i was speechless. indeed i am! indeed we are!!!
Tekad (A Tribute to Izzatul Islam)
Album : Ini Langkahku
Munsyid : Shoutul Harokah
http://liriknasyid.com
Munsyid : Shoutul Harokah
http://liriknasyid.com
Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi...
Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...
Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da'wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi...
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi...
Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...
Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da'wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi...
i remember the first time i heard this song. i cried terribly. and i can't afford to sing. it was during mukhayam. and through out the mukhayam, i ask Allah for the strength, i pray that i can sing this song from the bottom of my heart. and i did. and the moment was priceless. and the song was actually my promise to Allah. our promise actually. did u all remember that?
and now, from the bottom of my heart, i would like to ask myself and u my siblings,
what is happening to all the panah-panah yang terbujur yang siap dilepaskan dari busur?
what is happening to all the pedang-pedang terhunus Yang siap terayun menebas musuh?
what is happening to all the tombak-tombak berjajar Yang siap di lontarkan dan menghujam?
moga Allah mengampunkan kita atas segala tindakan, himmah serta cita-cita kita untuk syahid pada masa kita bersama-sama dahulu andai dasarnya adalah atas semangat semata-mata dan bukannya iman.
i am saying this to myself and u that i love because of Allah,
at times, we complain that we have problems with Allah, our iman is sickening, ukhuwaah problem here and there. and we all believe that the root of all the problem is iman, but i wonder, what have we done to work for our iman? amal is the product of iman. we are busy thinking and realising that we don't contribute much to da'wah, but i wonder, what have we contribute to our relationship with Allah? if we really care about our iman, we will take extreme care on our mutabaah. i am asking myself and u that i love, when was the last time we have our tahajjud, when was the last time we fast? when was the last time we recite istighfar?how's our tilawah? how's our hafazan? people will fight for their iman, for them to complete their mutabahh because they know that is the rope that tie them to Allah. i feel with me and us, for the fact that we are lousy.
it's about time to get serious with Islam. we are 21 sisters, we are not young anymore. we've been playing here and there, it's time to get back to jihad and da'wah. if we have been jinak for all this while, let's istighfar and be back. yes! be back.
jemaah is just something to help us. tarbiyyah should make us better, we are tigers sisters! we are not kijang!!! we have lots of potential, let them out, ummah needs them!
i am saying this to me and myself! it's either we move together with da'wah or da'wah will leave us. stop giving excuses, if we do, let's pray that Allah will accept our excuses. we are not kids! we are rijal! we've been in tarbiyyah for quite sometimes, and yet we behave like we have never been.
may Allah forgive us for our ignorance, for our childishness, for our stupidity. it's never too late sisters, NEVER!!!
p/s: aishah hopes u see the unseen.